aku sering bertanya pada diriku sendiri mestikah cinta hadir sekarang sedang balutan luka masih berbekas atau aku membiarkan karatan cinta mengikis dan merapuhkan maknanya
aku bingung untuk berlari karena kakiku terluka dan tapi aku tak mau diam karena waktu terus berjalan aku juga tak mau berlambat karena hidup terlalu cepat hanya untuk terseret
lalu kemana cinta pergi aku merindukaannya tapi juga merasa takut karenanya aku sering kelelahan dan sering bertanya kapan semua ini berakhir